Selong, insightntb.com – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengajak masyarakat untuk memaknai pembangunan masjid tidak hanya sebagai pembangunan fisik, tetapi juga sebagai upaya membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Haerul saat menghadiri peletakan batu pertama atau pengecoran tiang pembangunan Masjid Sulukul Muttaqin, Senin (10/8).
Membangun Masjid Juga Membangun Generasi
Dalam kesempatan tersebut, Haerul mengatakan masjid memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat. Selain menjadi tempat ibadah, masjid diharapkan menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan mendidik generasi penerus.
“Membangun masjid tidak hanya mendirikan pilar atau tembok semata, melainkan membangun hati manusia, mempererat tali silaturahmi, serta menyediakan tempat untuk mendidik generasi penerus,” ujar Haerul.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk ikut memakmurkan masjid sebagai bagian dari wujud keimanan kepada Allah dan hari akhir.
Namun, Haerul meminta masyarakat tidak menjadikan kegiatan pembangunan masjid sebagai beban. Ia mengimbau warga beramal dan bersedekah sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Optimistis Masjid Sulukul Muttaqin Segera Rampung
Melihat antusiasme masyarakat dalam mendukung pembangunan Masjid Sulukul Muttaqin, Haerul optimistis pembangunan masjid tersebut dapat diselesaikan dalam waktu sekitar empat hingga lima bulan.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah, ia menyatakan akan memberikan bantuan dana untuk mendukung proses pembangunan masjid tersebut.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dan dukungan pemerintah perlu berjalan beriringan agar pembangunan fasilitas keagamaan dapat berlangsung dengan baik tanpa memberatkan masyarakat.
Pemkab Siapkan Pembangunan Masjid Agung Al-Mujahidin
Haerul juga menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan arsitektur masjid di sejumlah wilayah kecamatan dan desa di Lombok Timur.
Menurutnya, semakin banyak masjid yang dibangun dengan desain yang megah dan indah.
Perkembangan tersebut turut mendorong pemerintah daerah untuk merencanakan pembangunan kembali Masjid Agung Al-Mujahidin Selong.
Pembangunan masjid kabupaten tersebut direncanakan memiliki nilai anggaran mencapai Rp50 miliar. Masjid itu nantinya akan mengusung konsep bernuansa Islami yang diharapkan memberikan kesan indah dan menyejukkan bagi masyarakat.
Infrastruktur Jalan Tetap Jadi Perhatian
Selain pembangunan sarana keagamaan, Bupati Haerul menegaskan pemerintah daerah tetap memberikan perhatian terhadap pembangunan infrastruktur, khususnya jalan.
Ia mengakui keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu tantangan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur. Meski demikian, pemerintah daerah berencana mengalokasikan anggaran pembangunan jalan pada 2027.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Lombok Timur.
Pengajian Buka Rangkaian Kegiatan
Sebelum prosesi peletakan batu pertama pembangunan Masjid Sulukul Muttaqin, kegiatan diawali dengan pengajian yang disampaikan Tuan Guru Tanwil Ahmad.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Pringgasela, kepala desa, pengurus masjid, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Antusiasme masyarakat dalam pembangunan Masjid Sulukul Muttaqin diharapkan menjadi modal penting untuk mempercepat penyelesaian pembangunan sekaligus menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, silaturahmi, pendidikan, dan pembinaan generasi di tengah masyarakat.


