Pringgasela Timur, insightntb.com — Desa Pringgasela Timur, yang dikenal sebagai salah satu sentra kebudayaan dan perjuangan pemuda di pringgasela, terus melahirkan figur-figur inspiratif. Salah satu sosok pemuda yang kini tengah menjadi perbincangan hangat dan motor penggerak perubahan di tengah masyarakat adalah hamdani.

Advertisement

Sebagai representasi generasi milenial dan Gen Z yang peduli terhadap kemajuan daerah, hamdani mendedikasikan sebagian besar waktunya untuk memberdayakan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kepemudaan, dan olahraga.

Lahir dan besar di Pringgasela Timur, hamdani memahami betul dinamika serta tantangan yang dihadapi oleh masyarakat setempat. Latar belakang pendidikannya yang ditempuh di STKIP HAMZANWADI (UNIVERSITAS HAMZANWADI) membentuknya menjadi pribadi yang kritis, visioner, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Sejak beberapa tahun terakhir, ia aktif menginisiasi berbagai gerakan kepemudaan yang berfokus pada:

1. Pengembangan Kapasitas Pemuda Memotivasi generasi muda Pringgasela Timur agar lebih produktif melalui pelatihan kepemimpin (leadership).

2. Pengembangan Pondasi Olahrga melalui sepak, futsal yang terus yang terus berkembang pesat dan dikenal dikalangan pesepakbola dilombok timur

“Pemuda hari ini bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama penentu arah masa depan. Pringgasela Timur memiliki potensi luar biasa, mulai dari tradisi tenun yang mendunia hingga semangat gotong royong warganya. Tugas kita adalah merawat potensi itu dan mengemasnya dengan inovasi zaman,” ujar salah satu tokoh pringgasela timur saat ditemui di sela-sela kegiatan komunitasnya.

Kehadiran sosok Hamdani sebagai figur pemuda yang inspiratif disambut baik oleh para tokoh masyarakat dan pemuka agama setempat. Kiprahnya yang konsisten turun langsung mendengarkan aspirasi warga dinilai mampu membangkitkan kembali semangat kebersamaan di tengah arus modernisasi.

Melalui rekam jejak dan dedikasi yang konsisten, hamdani diharapkan dapat terus menjadi mercusuar inspirasi, tidak hanya bagi pemuda di Pringgasela Timur, tetapi juga bagi generasi muda di Kabupaten Lombok Timur secara luas.