Selong,insightntb.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menjalin kerja sama dengan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Regional Office XII Surabaya Bali Nusra melalui penandatanganan kesepakatan bersama tentang pemanfaatan jasa keuangan perbankan.

Advertisement

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan bahwa kerja sama tersebut harus menghasilkan manfaat nyata dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi kesepakatan formal di atas kertas.

Penandatanganan kesepakatan berlangsung di Rupatama 1 Kantor Bupati Lombok Timur, Jumat (9/10). Bupati hadir didampingi Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Bupati Minta Kerja Sama BSI Tidak Berhenti pada Penandatanganan MoU

Dalam sambutannya, Haerul Warisin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Bank Syariah Indonesia (BSI) atas terjalinnya kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan kerja sama tidak cukup diukur dari penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU). Implementasi program yang memberikan hasil konkret harus menjadi perhatian utama kedua belah pihak.

“Kerja sama harus produktif, bermanfaat, dan menghasilkan sesuatu. Jangan sampai hanya sebatas penandatanganan MoU, tetapi tidak ada keberlanjutan,” demikian penekanan Bupati dalam sambutannya.

Ia mengajak BSI dan jajaran pemerintah daerah untuk duduk bersama mengidentifikasi berbagai peluang pengembangan kerja sama, termasuk pemanfaatan produk dan layanan perbankan syariah yang sesuai dengan kebutuhan Pemkab Lombok Timur.

Dorong Digitalisasi dan Transparansi Pengelolaan Keuangan Daerah

Selain pengembangan layanan perbankan, Bupati juga melihat kerja sama tersebut sebagai kesempatan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas pengelolaan keuangan.

Menurut Haerul Warisin, pengalaman dan sistem yang dimiliki BSI dapat menjadi referensi dalam meningkatkan manajemen keuangan, memperluas akses layanan keuangan, serta mempercepat digitalisasi transaksi.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan keuangan daerah yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel sekaligus meminimalkan potensi kebocoran anggaran.

Bupati turut mengapresiasi penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) BSI melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI. Ia berharap pola kolaborasi serupa dapat dikembangkan bersama berbagai lembaga yang ada di Lombok Timur, baik instansi vertikal maupun lembaga lainnya.

BSI Siap Dukung Sektor Kesehatan dan Pendidikan di Lombok Timur

Sementara itu, Regional Chief Executive Officer Region Office XII BSI Wilayah Surabaya Bali Nusra, Muhammad Arif Gunawan, menyampaikan komitmen BSI untuk memperluas kontribusi dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurut Arif, kerja sama dengan Pemkab Lombok Timur membuka peluang kolaborasi di berbagai sektor strategis, terutama kesehatan, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Ia menegaskan bahwa kesepakatan yang telah ditandatangani harus segera diterjemahkan ke dalam program teknis agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung.

“Kerja sama ini tidak hanya hitam di atas putih, tetapi harus benar-benar diimplementasikan. Banyak hal yang bisa kita alokasikan bersama untuk mendukung program-program di Lombok Timur,” ungkap Arif.

BSI, lanjutnya, ingin hadir secara menyeluruh melalui dukungan layanan keuangan dan penguatan ekosistem digital yang terintegrasi.

Perkuat Ekosistem Kesehatan melalui Inovasi dan Digitalisasi

Dalam sektor kesehatan, BSI menyatakan memiliki sejumlah konsep pengembangan yang dapat dikolaborasikan dengan pemerintah daerah, termasuk pengembangan agen-agen kesehatan.

Arif menjelaskan bahwa penguatan layanan digital dan integrasi ekosistem menjadi bagian dari upaya BSI untuk memperluas akses serta meningkatkan efektivitas pelayanan.

Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada aspek pembiayaan, tetapi juga mendukung pengembangan layanan kesehatan yang bersifat kuratif maupun preventif melalui keterlibatan berbagai komponen pemerintah daerah.

BSI juga menyatakan kesiapan untuk memperkuat dampak sosial melalui kolaborasi yang lebih mendalam, cepat, dan efektif bersama Pemkab Lombok Timur.

MoU Ditindaklanjuti dengan Kerja Sama Teknis

Arif Gunawan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan Pemkab Lombok Timur kepada BSI. Ia memastikan jajaran BSI akan menindaklanjuti kesepakatan tersebut melalui pembahasan dan kerja sama teknis berikutnya.

Menurutnya, kolaborasi di bidang kesehatan, pendidikan, dan sektor pembangunan lainnya berpotensi membuka ruang kontribusi yang lebih luas bagi kedua belah pihak.

Ia juga berharap Bupati Lombok Timur memberikan ruang bagi BSI untuk berkontribusi melalui berbagai program yang dapat mendukung upaya kuratif dan preventif bersama seluruh komponen pemerintah.

Kegiatan penandatanganan kesepakatan bersama tersebut turut dihadiri Kepala BPKAD, Kepala BKPSDM, Ketua Baznas Lombok Timur, Kepala Dinas Kesehatan, para direktur rumah sakit daerah, serta seluruh kepala puskesmas se-Kabupaten Lombok Timur.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan mempercepat tindak lanjut kerja sama antara Pemkab Lombok Timur dan BSI sehingga program yang disepakati dapat diwujudkan secara konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat.