Mataram, insightntb.com – Salah satu dari tiga korban serangan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh kelompok geng motor di kawasan Jalan Udayana, Kota Mataram, dilaporkan meninggal dunia pada Selasa (27/10/2026) siang. Korban tewas teridentifikasi bernama Muhamad Gibran Anugrah Aditya.
Gibran mengembuskan napas terakhir setelah sempat menjalani perawatan medis intensif akibat luka sabetan sajam parah yang dialaminya dalam insiden berdarah pada Minggu (25/10/2026) dini hari.
Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Joko Jumadi, membenarkan kabar duka tersebut dan menegaskan bahwa ketiga korban penyerangan di kawasan Udayana seluruhnya masih berstatus anak di bawah umur. Sementara itu, aparat kepolisian dikabarkan telah berhasil mengamankan 10 orang terduga pelaku.
“Ketiga korban semuanya masih di bawah umur. Salah satu korban, Muhamad Gibran Anugrah Aditya, meninggal dunia pada Selasa siang setelah sempat kritis. Pelaku eksekutor yang melakukan pembacokan diketahui merupakan orang dewasa,” ujar Joko Jumadi, Selasa (27/10/2026).
Joko menjelaskan bahwa peristiwa naas tersebut bermula saat rombongan pelaku melakukan konvoi kendaraan yang turut membawa dua orang perempuan. Ketika berpapasan di perlintasan Udayana, tiga orang pelaku yang berboncengan satu sepeda motor langsung mendekati dan membacok para korban secara brutal.
LPA Mataram sangat menyayangkan aksi kekerasan jalanan berulang yang melibatkan kelompok pemuda dan geng motor di ibu kota Provinsi NTB tersebut.
Guna mencegah munculnya insiden serupa, LPA Mataram menginisiasi koordinasi dengan para kepala lingkungan hingga jajaran camat di wilayah domisili para pelaku.
“Kami akan berkomunikasi langsung dengan kepala lingkungan dan camat di wilayah asal para pelaku untuk mencari jalan keluar mendasar. Langkah preventif lintas wilayah ini krusial agar keselamatan serta perlindungan anak di Kota Mataram benar-benar terjamin,” tegas Joko.


