Selong, insightntb.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mengapresiasi masyarakat Dusun Bak Tengak, Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, atas keberhasilannya membangun Masjid Baitullah sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat.
Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, saat mewakili Bupati Lombok Timur meresmikan Masjid Baitullah, Jumat (8/5).
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa Masjid Baitullah merupakan masjid ke-1.436 yang tercatat di Kabupaten Lombok Timur.
Ia juga mengapresiasi pengurus masjid yang telah menyelesaikan proses administrasi dan mendaftarkan masjid secara resmi sehingga statusnya sebagai Masjid Jami’ telah memiliki legalitas yang jelas.
“Kami mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang berhasil menghadirkan rumah ibadah ini. Lebih membanggakan lagi, seluruh administrasi masjid juga telah diselesaikan dengan baik,” ujar Juaini Taofik.
Masjid Menjadi Cermin Peradaban Masyarakat
Sekda menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi indikator kualitas kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan Masjid Baitullah diharapkan mampu mendukung visi Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
“Dengan hadirnya masjid ini, kami berharap semangat beribadah masyarakat semakin meningkat, begitu pula nilai-nilai religius yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Takmir Masjid Diminta Tingkatkan Tata Kelola
Dalam kesempatan tersebut, Juaini Taofik mengajak para pengurus atau takmir Masjid Baitullah untuk bergabung dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Lombok Timur.
Menurutnya, langkah tersebut penting agar pengelolaan masjid semakin profesional melalui berbagi pengalaman dan penerapan manajemen masjid yang baik.
“Kami berharap pengurus masjid dapat bergabung dengan DMI agar bisa saling belajar mengenai tata kelola masjid yang baik. Mengelola masjid tidak cukup hanya dengan niat yang baik, tetapi juga membutuhkan kemampuan manajerial karena menyangkut kepentingan umat,” tegasnya.
Masjid Diharapkan Jadi Pusat Pendidikan dan Pemberdayaan Umat
Selain sebagai tempat ibadah, Sekda berharap Masjid Baitullah dapat menjadi pusat pembinaan masyarakat melalui berbagai kegiatan keagamaan dan pendidikan, seperti penyelenggaraan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), kajian Islam, pembinaan generasi muda, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, memakmurkan masjid tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga dengan menghadirkan aktivitas yang memberi manfaat bagi masyarakat.
“Masjid harus hidup dengan berbagai kegiatan positif. Bukan hanya bangunannya yang megah, tetapi juga mampu menjadi pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan umat,” ungkapnya.
Pemda Siap Dukung Pembangunan Keagamaan
Menutup sambutannya, Sekda kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk terus mendukung berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pembangunan sarana ibadah.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjaga kekompakan dan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyukseskan berbagai program pembangunan demi mewujudkan Lombok Timur yang maju, religius, dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Baitullah menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pembangunan masjid yang merupakan hasil swadaya masyarakat.
Ia berharap keberadaan masjid tersebut dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Dusun Bak Tengak.
Peresmian Masjid Baitullah berlangsung khidmat dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga yang turut menyaksikan momentum bersejarah bagi masyarakat Desa Lendang Nangka Utara.


