Selong, insightntb.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memastikan dua sekolah dasar yang mengalami kerusakan berat, yakni SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru, akan segera mendapatkan penanganan.

Advertisement

Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Lombok Timur H.Haerul Warisin melakukan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti di Jakarta, Selasa (3/6).

Pertemuan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Timur H.Muhammad Juaini Taofik tersebut membahas kondisi sejumlah sekolah di Lombok Timur yang membutuhkan revitalisasi guna mendukung proses belajar mengajar yang aman, nyaman, dan berkualitas.

Mendikdasmen Respons Cepat Usulan Revitalisasi Sekolah

Bupati Haerul Warisin mengungkapkan bahwa usulan revitalisasi sekolah yang mengalami kerusakan berat mendapat respons positif dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

“Alhamdulillah, sekolah dasar kita yang mengalami kerusakan berat di Jerowaru dan Kotaraja langsung mendapat perhatian. Pak Menteri telah memberikan arahan kepada jajarannya agar penanganan dapat segera dilakukan dalam waktu dekat,” ujar Haerul Warisin.

Menurutnya, perbaikan infrastruktur pendidikan menjadi kebutuhan mendesak mengingat kondisi bangunan yang kurang layak dapat memengaruhi kenyamanan dan keselamatan peserta didik maupun tenaga pendidik.

Pemkab Lombok Timur Dorong Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan kondisi sejumlah sekolah lain yang mengalami kerusakan sedang hingga berat dan memerlukan dukungan pemerintah pusat untuk revitalisasi.

Ia berharap Kemendikdasmen dapat mengakomodasi kebutuhan tersebut sebagai bagian dari upaya pemerataan kualitas pendidikan di daerah.

“Kami terus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan pendidikan di Lombok Timur dapat terakomodasi. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus menjadi prioritas bersama,” katanya.

Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berkomitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembelajaran mendalam (deep learning) dan berkelanjutan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Pendidikan Berkualitas untuk Indonesia Emas 2045

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang mendukung peningkatan mutu pendidikan, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun penguatan budaya belajar di lingkungan sekolah.

Sekretaris Daerah Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik menyebut bahwa peningkatan kualitas pendidikan menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“Pembangunan sektor pendidikan tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga menciptakan ekosistem pembelajaran yang mendorong peserta didik berkembang secara optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Keberhasilan pembangunan sektor pendidikan di Lombok Timur tercermin dari meningkatnya sejumlah indikator pendidikan daerah. Pada tahun 2025, Harapan Lama Sekolah (HLS) tercatat mencapai 14,08 tahun, sementara Rata-rata Lama Sekolah (RLS) berada pada angka 7,71 tahun.

Capaian tersebut menunjukkan tren peningkatan dibandingkan periode sebelumnya dan menjadi indikator positif terhadap akses serta kualitas pendidikan masyarakat.

Sinergi Pusat dan Daerah Revitalisasi 87 Sekolah

Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan juga terlihat melalui peresmian 87 satuan pendidikan di Kabupaten Lombok Timur yang telah direvitalisasi pada pertengahan Mei lalu.

Program tersebut menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak, aman, dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran bagi generasi muda Lombok Timur.

Dengan dukungan revitalisasi sekolah yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur optimistis dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.