Lombok Barat, insightntb.com – Kasus penganiayaan berujung maut menggegerkan warga Dusun Montong Sager, Desa Tamansari, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, pada Sabtu (18/3/2026).
Seorang ayah bernama Rahmat Sadewarsa (67) meregang nyawa diduga setelah dianiaya oleh anak kandungnya sendiri, YA (37).
Kronologi Kejadian: Berawal dari Cekcok di Kebun
Kapolsek Gunungsari, Iptu Ida Bagus Adnyana Putra, mengungkapkan bahwa peristiwa nahas tersebut bermula saat pelaku menemui korban di kebun untuk membicarakan urusan uang.
“Awalnya terduga pelaku datang menemui korban untuk membahas masalah uang. Saat diajak pulang, korban menolak hingga terjadi cekcok yang memicu perkelahian,” ujar Iptu Ida Bagus kepada awak media.
Ketegangan tidak berhenti di kebun. Saat keduanya kembali ke area sekitar rumah, perselisihan fisik pecah kembali.
Dalam insiden tersebut, korban dilaporkan terbentur tembok hingga jatuh tidak sadarkan diri.
Warga sekitar yang mendengar keributan sempat berusaha melerai keduanya. Saksi mata di lokasi sempat berupaya membersihkan darah dari wajah korban sebelum akhirnya korban kembali jatuh dan tidak sadarkan diri.
Korban segera dilarikan ke Puskesmas Gunungsari guna mendapatkan pertolongan medis, namun nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.
Langkah Penegakan Hukum
Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian (TKP) dan melakukan olah tempat kejadian perkara.
“Terduga pelaku sudah kami amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” tegas Kapolsek.
Selain memeriksa pelaku, polisi juga telah memintai keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian.
Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani proses visum guna memastikan penyebab pasti kematian.
Kasus ini kini ditangani sepenuhnya oleh Polsek Gunungsari untuk proses hukum lebih lanjut.


