Lombok Timur, insightntb.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Hamzanwadi (BEM) Universitas Hamzanwadi melalui Kabinet Spectra menggelar Rapat Kerja (Raker) kepengurusan periode 2026–2027 sebagai langkah awal menyusun arah gerak organisasi selama satu tahun ke depan.

Advertisement

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Utama (Rupatama) 2 Kantor Bupati Lombok Timur dan dihadiri oleh jajaran pengurus BEM serta perwakilan organisasi mahasiswa di lingkungan kampus.

Rapat kerja ini menjadi forum strategis untuk merumuskan program kerja sekaligus memperkuat sinergi antarorganisasi mahasiswa di Universitas Hamzanwadi.

Dua Program Unggulan BEM Universitas Hamzanwadi

Presiden Mahasiswa Universitas Hamzanwadi, Ahmad Hasybi Rasyid, menjelaskan bahwa pada periode kepengurusan tahun ini BEM Universitas Hamzanwadi menghadirkan dua program unggulan utama, yakni Sekolah Kritis Mahasiswa dan Spectra Hamzanwadi.

Menurutnya, kedua program tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas intelektual mahasiswa sekaligus menumbuhkan kesadaran terhadap peran strategis mahasiswa di tengah masyarakat.

“Pada kepengurusan tahun ini kami menghadirkan dua program unggulan, yaitu Sekolah Kritis Mahasiswa dan Spectra Hamzanwadi. Kami berharap program ini mampu mendorong mahasiswa memahami peran dan fungsi utamanya sebagai agen perubahan,” ujar Hasybi, Selasa (17/3/2026).

Usung Visi Inklusif, Kolektif, dan Responsif

Sementara itu, Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Hamzanwadi, Lalu Muhammad Rezy Helfiandi, menegaskan bahwa Kabinet Spectra membawa tiga visi utama dalam kepengurusan periode 2026–2027, yakni Inklusif, Kolektif, dan Responsif.

Menurutnya, visi tersebut menjadi landasan untuk membangun BEM sebagai ruang kolaborasi bagi seluruh mahasiswa, termasuk organisasi mahasiswa (Ormawa) dan unit kegiatan mahasiswa (UKM) di lingkungan kampus.

“Dengan visi inklusif, kolektif, dan responsif, kami berharap BEM Universitas Hamzanwadi dapat menjadi wadah kolaborasi yang memperkuat komunikasi dan kerja sama antara BEM, Ormawa, UKM, dan seluruh mahasiswa,” jelas Rezy.

Libatkan Ormawa dan UKM dalam Rapat Kerja

Sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi organisasi kemahasiswaan, rapat kerja tahun ini tidak hanya diikuti oleh pengurus BEM Universitas Hamzanwadi, tetapi juga melibatkan perwakilan dari berbagai Ormawa dan UKM yang ada di kampus.

Keterlibatan berbagai organisasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kolektivitas gerakan mahasiswa serta menciptakan kolaborasi yang lebih solid dalam menjalankan program kerja selama satu periode kepengurusan.

Melalui rapat kerja ini, BEM Universitas Hamzanwadi menargetkan lahirnya berbagai program yang mampu mendorong peningkatan kapasitas mahasiswa sekaligus memperkuat peran mahasiswa dalam pembangunan sosial dan akademik di lingkungan kampus.