Selong, insightntb.com – Keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Selong menggelar kegiatan halal bihalal yang dirangkai dengan pelepasan guru purna tugas serta pemberian bingkisan kepada jamaah calon haji dari kalangan guru dan tenaga kependidikan di lingkungan UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Selong.
Kegiatan yang berlangsung di SDN 2 Kelayu Utara, Rabu (15/4), tersebut mengusung tema “Sucikan Hati, Eratkan Ukhuwah, Raih Ridho Ilahi, Bersinergi dalam Silaturahmi, Bergerak Bersama Mewujudkan Lombok Timur Smart”.
Acara dihadiri langsung oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Camat Selong, jajaran pengurus PGRI, serta para guru dan tamu undangan lainnya.
Bupati Apresiasi Peran Guru dalam Pembangunan Daerah
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin memberikan apresiasi kepada PGRI dan para guru yang telah bekerja sama menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, guru memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas.
Bupati juga menyampaikan bahwa kondisi perekonomian Lombok Timur saat ini menunjukkan tren positif. Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah daerah, pertumbuhan ekonomi Lombok Timur berada di posisi kedua tertinggi di Provinsi Nusa Tenggara Barat setelah Kota Mataram.
“Pertumbuhan ekonomi yang baik memberikan dampak terhadap meningkatnya daya beli masyarakat. Hal itu dapat kita lihat dari berbagai aktivitas masyarakat yang semakin bergairah, termasuk dalam pelaksanaan kegiatan halal bihalal hari ini,” ujar Warisin.
Guru Diminta Mengajar dengan Tulus dan Profesional
Pada kesempatan tersebut, Bupati memberikan motivasi kepada para pendidik agar terus menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan keikhlasan.
Ia menekankan bahwa kualitas pendidikan sangat bergantung pada kesungguhan para guru dalam mendidik generasi muda.
“Jika ingin pekerjaan selesai dengan baik, bekerjalah dengan baik. Jika ingin sukses, bekerjalah dengan tulus. Dan jika ingin anak didik menjadi pintar, maka didiklah mereka dengan sebaik-baiknya,” pesannya di hadapan ratusan guru yang hadir.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kualitas pendidikan yang mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
Ajak Guru Bersama Wujudkan Lombok Timur Smart
Bupati mengakui bahwa mewujudkan visi Lombok Timur Smart bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pendidik.
Karena itu, ia mengajak para guru untuk terus menjadi agen perubahan dan ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas pendidikan serta pembinaan karakter peserta didik.
“Target Lombok Timur Smart memang berat, tetapi saya yakin dapat diwujudkan jika seluruh elemen masyarakat bergerak bersama dan saling mendukung,” katanya.
Selain itu, Bupati juga meminta para guru ikut mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar kualitas makanan dan pemenuhan gizi peserta didik benar-benar terjamin.
“Guru memiliki kedekatan dengan anak-anak di sekolah. Karena itu saya berharap ikut mengawasi pelaksanaan program MBG sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa,” tambahnya.
Pemkab Siapkan Anggaran Pembangunan Sekretariat PGRI
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga membawa kabar baik bagi organisasi profesi guru. Ia mengumumkan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah menyiapkan anggaran pembangunan Gedung Sekretariat PGRI Lombok Timur melalui anggaran perubahan tahun berjalan.
Pengumuman tersebut sekaligus menjawab harapan yang disampaikan Ketua PGRI Cabang Selong, Zulkarnadi, terkait upaya pengurus baru dalam mewujudkan sekretariat organisasi yang representatif.
“Kami terus berupaya membangun sekretariat cabang. Walaupun tidak mudah, dengan semangat dan kebersamaan kami akan terus memperjuangkannya,” ujar Zulkarnadi.
Penghormatan bagi Guru Purna Tugas dan Calon Jamaah Haji
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan halal bihalal juga menjadi momentum penghormatan kepada para guru yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya.
Ketua PGRI Cabang Selong, Zulkarnadi, menyampaikan bahwa tahun ini terdapat 24 guru yang memasuki masa purna tugas dan sembilan guru yang akan menunaikan ibadah haji.
“Halal bihalal ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan sekaligus memberikan penghargaan kepada para guru yang telah mengabdikan diri untuk dunia pendidikan,” ungkapnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Lombok Timur menyerahkan cenderamata secara simbolis kepada para guru purna tugas dan memberikan bingkisan kepada guru yang akan berangkat menunaikan ibadah haji.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiyah keagamaan yang mengajak seluruh peserta memperkuat nilai kebersamaan, keikhlasan, dan semangat pengabdian dalam membangun pendidikan serta kemajuan daerah.
Wawancara Tambahan
Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menegaskan bahwa guru merupakan mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi masa depan.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan para guru sangat penting untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu membawa Lombok Timur menjadi daerah yang maju,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Selong, Zulkarnadi, berharap perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan terus meningkat.
“Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, termasuk rencana pembangunan sekretariat PGRI. Semoga hal ini semakin memperkuat semangat guru dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” pungkasnya.


