Selong, insightntb.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Universitas Mataram (UNRAM) memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan kawasan pesisir melalui penandatanganan dokumen hibah lahan untuk pembangunan pusat penelitian rumput laut dan klinik spesialis kedokteran kepulauan di kawasan Ekas.

Advertisement

Penandatanganan dokumen hibah tersebut dilakukan oleh Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin bersama Rektor Universitas Mataram Sukardi di Ruang Rapat Bupati Lombok Timur, Kamis (30/4).

Selain seremoni penandatanganan hibah, pertemuan tersebut juga membahas sejumlah isu strategis terkait pembangunan sektor kesehatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan kerja sama teknis antara Pemerintah Daerah dan UNRAM.

Dorong Pengembangan Kawasan Ekas sebagai Pusat Riset dan Layanan Kesehatan

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan hibah di Ekas diharapkan mampu mendukung pengembangan kawasan pesisir melalui kehadiran pusat penelitian rumput laut dan klinik spesialis kedokteran kepulauan.

Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut akan melengkapi berbagai program yang tengah dikembangkan pemerintah di kawasan Ekas, termasuk Kampung Nelayan Merah Putih yang didukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

“Kami berharap keberadaan pusat riset dan klinik ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat pesisir, sekaligus mendukung pengembangan sektor perikanan dan kesehatan di wilayah selatan Lombok Timur,” ujar Warisin.

Ia menambahkan, kawasan Ekas juga direncanakan dilengkapi dengan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) dan pabrik es guna menjaga kualitas hasil tangkapan serta stabilitas harga ikan di tingkat nelayan.

Pemda Fokus Atasi Persoalan Kepesertaan BPJS Kesehatan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti tantangan sektor kesehatan yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, khususnya terkait penonaktifan sejumlah peserta BPJS Kesehatan.

Menurutnya, pemerintah daerah tengah berupaya mencari solusi agar kepesertaan masyarakat yang terdampak dapat kembali aktif tanpa membebani kondisi keuangan daerah secara berlebihan.

“Saat ini kami terus mencari formula terbaik. Jika seluruh pembiayaan harus ditanggung daerah, maka diperlukan tambahan anggaran yang cukup besar. Namun kami tetap berkomitmen agar masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang memadai,” katanya.

Meski menghadapi keterbatasan fiskal, Pemkab Lombok Timur tetap berupaya menjalankan berbagai program pembangunan secara bertahap dan berkelanjutan.

Evaluasi Subsidi Dokter Spesialis, Perkuat Ikatan Pengabdian ke Daerah

Bupati juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah akan mengevaluasi tambahan subsidi bagi peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah saat ini.

Selama ini Pemkab Lombok Timur telah memberikan dukungan pembiayaan kepada sejumlah lulusan Fakultas Kedokteran UNRAM yang melanjutkan pendidikan spesialis.

Ke depan, pemerintah berharap kerja sama yang lebih teknis dapat dibangun agar para dokter spesialis yang memperoleh dukungan daerah memiliki komitmen untuk kembali mengabdi di Lombok Timur setelah menyelesaikan pendidikan.

“Kami ingin membangun pola kerja sama yang lebih terarah sehingga kebutuhan tenaga dokter spesialis di Lombok Timur dapat terpenuhi dan para lulusan merasa memiliki tanggung jawab moral untuk kembali melayani masyarakat daerahnya,” jelas Warisin.

UNRAM Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Penguatan Sarana Akademik

Sementara itu, Rektor Universitas Mataram Sukardi menyambut baik komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi dan pelayanan kesehatan.

Menurutnya, selain membahas pemanfaatan lahan hibah di Ekas, pihak UNRAM juga menjajaki peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk dukungan bagi mahasiswa kedokteran serta peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.

“Kami melihat Lombok Timur memiliki potensi besar untuk menjadi mitra strategis dalam pengembangan pendidikan dan kesehatan. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah,” ujarnya.

Sukardi juga mengungkapkan bahwa sejumlah mahasiswa asal Lombok Timur di UNRAM, khususnya pada kategori ekonomi kurang mampu, telah memperoleh dukungan berupa subsidi biaya pendidikan atau Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Perkuat Sinergi untuk Pembangunan Daerah

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Universitas Mataram, para guru besar, serta pejabat Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, di antaranya Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, dan Kepala BPKAD.

Melalui kerja sama yang semakin erat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, diharapkan berbagai program pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih efektif serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Lombok Timur.