Selong, insightntb.com – Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya melantik dan mengambil sumpah 61 Penjabat (Pj.) Kepala Desa se-Kabupaten Lombok Timur, Selasa (18/7).

Advertisement

Pelantikan yang berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur tersebut menjadi momentum bagi para Pj. Kades untuk menjalankan tugas pemerintahan desa hingga terpilihnya kepala desa definitif.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin yang memberikan arahan kepada seluruh Pj. Kades.

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, serta netralitas selama menjalankan amanah sebagai pemimpin sementara di desa masing-masing.

61 Pj. Kades Diminta Jalankan Amanah dengan Integritas

Bupati Haerul Warisin menyampaikan bahwa penetapan 61 Pj. Kades merupakan amanah sekaligus bentuk kepercayaan masyarakat.

Para penjabat tersebut ditetapkan berdasarkan usulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang telah melalui proses verifikasi oleh pemerintah daerah.

Menurut Bupati, meskipun masa tugas para Pj. Kades bersifat sementara, tanggung jawab yang diemban tetap besar.

Kepemimpinan mereka akan menjadi salah satu cerminan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan pemerintahan di tingkat desa.

“Walaupun masa jabatan bersifat sementara, kepemimpinan para Pj. Kades tetap harus mencerminkan profesionalisme dan integritas,” ujar Haerul Warisin.

Pj. Kades Wajib Netral Hadapi Pilkades Serentak

Salah satu perhatian utama Bupati adalah pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada Februari mendatang.

Para Pj. Kades diminta tidak terlibat dalam kepentingan politik praktis dan wajib memberikan pelayanan yang adil kepada seluruh masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa Pj. Kades harus bersikap netral serta tidak memihak kepada calon kepala desa mana pun.

Sikap tersebut dinilai penting untuk menjaga situasi desa tetap aman, tenteram, dan kondusif selama tahapan Pilkades berlangsung.

“Saya instruksikan seluruh Pj. Kades untuk bersikap adil dan netral, serta tidak memihak kepada calon mana pun.

Keberhasilan Pj. Kades salah satunya terlihat dari kemampuannya menciptakan rasa aman, ketenteraman, dan kedamaian di masyarakat,” tegasnya.

Validasi Data Perlinsos Harus Jadi Perhatian

Selain menjaga stabilitas pemerintahan desa, para Pj. Kades juga diminta terlibat aktif dalam proses validasi data Perlindungan Sosial (Perlinsos).

Bupati meminta para penjabat turun langsung ke lapangan untuk memastikan masyarakat miskin dan rentan di wilayah masing-masing tercatat secara akurat.

Langkah tersebut penting agar masyarakat yang berhak menerima program bantuan pemerintah tidak terlewat dalam pendataan.

Utamakan Silaturahmi dan Koordinasi

Dalam menjalankan pemerintahan desa, Haerul Warisin juga mengingatkan para Pj. Kades agar menerapkan pola hidup sederhana serta mengedepankan silaturahmi dengan masyarakat.

Ia meminta para Pj. Kades tidak menyampaikan janji-janji yang tidak realistis. Setiap persoalan yang muncul di tengah masyarakat, terutama yang tidak dapat diselesaikan secara individu, harus ditangani melalui koordinasi.

Bupati menilai struktur pemerintahan hingga tingkat dusun dan desa memiliki peran penting karena menjadi tempat pertama masyarakat menyampaikan berbagai persoalan.

“Segera kembali ke desa masing-masing, duduk bersama masyarakat, dan selesaikan setiap persoalan melalui silaturahmi serta koordinasi yang baik,” pesannya.

Pemkab Apresiasi Kepala Desa Purna Tugas

Pada kesempatan tersebut, Bupati Haerul Warisin turut menyampaikan apresiasi kepada para kepala desa yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

Pemerintah daerah memastikan hak pesangon bagi kepala desa purna tugas dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pelantikan 61 Pj. Kades tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Lombok Timur, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, serta kepala desa yang telah purna tugas.

Dengan dilantiknya para Pj. Kades, pemerintah daerah berharap roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat di desa tetap berjalan optimal hingga terpilihnya kepala desa definitif melalui Pilkades serentak pada Februari mendatang.