Selong, insightntb.com – Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin mengajak seluruh masyarakat menjaga persaudaraan dan memperkuat kebersamaan untuk melanjutkan pembangunan daerah.

Advertisement

Pesan tersebut disampaikan dalam puncak Hari Jadi ke-131 Kabupaten Lombok Timur di Lapangan Tugu Selong, Senin sore (31/8).

Puncak peringatan tersebut dihadiri Bupati bersama Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya dan Sekretaris Daerah H. Muhammad Juaini Taofik.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tablig akbar dan tausiyah kebangsaan yang disampaikan Al-Mukarram Tuan Guru Bajang (TGB) TGH. Muhammad Zainul Majdi.

Dalam sambutannya, Haerul menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Lombok Timur.

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada TGB atas tausiyah serta pesan kebangsaan yang diberikan kepada masyarakat.

Hari Jadi Bukan Sekadar Seremonial

Bupati Lombok Timur Ajak Masyarakat Rawat Persaudaraan dan Kawal Pembangunan, peringatan Hari Jadi Lombok Timur tidak seharusnya berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Momentum tersebut harus menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

Ia juga memberikan penghormatan kepada para pemimpin Lombok Timur terdahulu yang dinilai telah meletakkan fondasi pembangunan daerah, di antaranya H. Abdul Kadir yang menjabat pada 1983–1988, H. Moh. Ali Bin Dachlan pada 2003–2008 dan 2013–2018, serta H. M. Sukiman Azmy pada 2008–2013 dan 2018–2023.

Menurut Haerul, perjalanan pembangunan Lombok Timur merupakan hasil kerja lintas generasi sehingga harus dilanjutkan secara bersama-sama.

Ia mengingatkan tiga prinsip yang perlu menjadi pegangan masyarakat, yakni pikiran harus lebih tinggi daripada perbedaan, persaudaraan harus lebih tinggi daripada kepentingan, dan Lombok Timur harus dijaga bersama.

“Setiap keringat yang jatuh untuk menyelesaikan acara ini merupakan bagian dari sejarah Kabupaten Lombok Timur,” ujar Haerul.

Pembangunan Harus Dirasakan Masyarakat

Haerul menegaskan pemerintah daerah ingin mewujudkan Lombok Timur yang semakin sejahtera, maju, adil, jujur, dan transparan.

Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya diukur dari pembangunan jalan maupun gedung. Lebih dari itu, setiap program harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pemerintah, lanjutnya, ingin memastikan anak-anak Lombok Timur memiliki masa depan yang lebih baik.

Di sisi lain, masyarakat diharapkan semakin sehat, berpendidikan, produktif, dan sejahtera dengan kehidupan sosial yang tetap harmonis.

Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Puncak Hari Jadi Lombok Timur juga diisi dengan dialog aspirasi masyarakat. Tiga perwakilan warga menyampaikan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

Aspirasi tersebut meliputi persoalan infrastruktur dan pertanian, pelayanan Posyandu serta jaminan kesehatan kader, pariwisata, pengelolaan sampah, dan penerangan jalan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Bupati menyatakan Pemkab Lombok Timur akan terus mencari solusi serta berbagai sumber pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Salah satu strategi yang ditempuh adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Peningkatan PAD diharapkan dapat memperluas ruang fiskal sehingga pemerintah memiliki kemampuan lebih besar untuk membiayai pembangunan.

Lombok Timur Dapat Dukungan Anggaran Infrastruktur

Selain mengoptimalkan pendapatan daerah, Pemkab Lombok Timur juga terus memperjuangkan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.

Bupati menyebut Lombok Timur memperoleh dukungan sekitar Rp250 miliar pada 2026 dan 2027 untuk pembangunan jalan dan infrastruktur.

Sementara untuk sektor pertanian, khususnya irigasi, dukungan lebih dari Rp21 miliar diperoleh melalui kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A).

Pemkab juga merencanakan penambahan anggaran pembangunan jalan melalui perubahan anggaran tahun berjalan.

Sementara pada 2027, pemerintah kembali akan membahas anggaran sekitar Rp200 miliar untuk pembangunan jalan.

Pemerintah menargetkan pembangunan jalan yang belum beraspal dapat diselesaikan secara bertahap hingga akhir masa jabatan.

Kader Posyandu Didorong Mendapat Perlindungan Sosial

Pada sektor kesehatan, perhatian pemerintah tidak hanya diarahkan pada sarana dan prasarana Posyandu, tetapi juga perlindungan sosial bagi para kader.

Pemkab Lombok Timur berupaya memberikan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Kader yang belum terdaftar akan diupayakan memperoleh jaminan melalui mekanisme penganggaran yang dikoordinasikan bersama pemerintah desa.

Sementara kebutuhan sarana dan prasarana Posyandu akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan perangkat daerah terkait.

Kebutuhan yang belum dapat direalisasikan tahun ini akan diupayakan melalui penganggaran berikutnya.

Kebersihan Jadi Kunci Pengembangan Pariwisata

Persoalan sampah juga menjadi perhatian dalam dialog tersebut. Bupati menilai kebersihan merupakan salah satu faktor penting dalam pengembangan pariwisata.

Menurutnya, wisatawan akan sulit merasa nyaman jika destinasi wisata maupun lingkungan sekitarnya masih dipenuhi sampah.

Karena itu, Pemkab Lombok Timur terus memperjuangkan dukungan pemerintah pusat dalam pengelolaan sampah. Bupati menyebut Lombok Timur menjadi satu-satunya kabupaten di wilayah Bali dan Nusa Tenggara yang terpilih dalam program pengelolaan sampah yang mendapatkan pembiayaan dari Bank Dunia.

Dorong Investasi dan Penerangan Jalan

Untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan sektor pariwisata, pemerintah daerah juga mendorong investasi, terutama di kawasan selatan Lombok Timur.

Kecamatan Jerowaru menjadi salah satu wilayah yang dinilai memiliki potensi besar, khususnya kawasan pesisir.

Sementara di wilayah utara, pemerintah mendorong aktivitas usaha agar memberikan kontribusi terhadap daerah melalui pembayaran pajak sesuai ketentuan.

Pendapatan dari sektor tersebut nantinya dapat kembali digunakan untuk membiayai pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk penerangan jalan, Pemkab Lombok Timur menyiapkan rencana kerja sama yang akan dilaksanakan pada 2027.

Pemerintah menargetkan pemasangan lampu penerangan jalan di sekitar 8.000 titik di seluruh wilayah Lombok Timur.

Bupati menilai penerangan jalan tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan, tetapi juga dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

TGB Soroti Empat Karakter Masyarakat Lombok Timur

Dalam tausiyah kebangsaan, TGB TGH. Muhammad Zainul Majdi menyampaikan sejumlah karakter positif yang menurutnya telah diwariskan para ulama, guru, dan orang tua terdahulu kepada masyarakat Lombok Timur.

Ia menyebut sedikitnya ada empat sikap yang menjadi kekuatan masyarakat Lombok Timur, yakni cinta ilmu, berani merantau untuk mencari kebaikan, terbuka terhadap sesama, serta berani menegakkan kebenaran.

Nilai-nilai tersebut diharapkan tetap dipelihara dan menjadi modal sosial masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Bupati Ajak Masyarakat Kawal Pembangunan

Menutup rangkaian tanggapannya, Haerul mengajak masyarakat ikut mengawal pembangunan Lombok Timur.

Ia menilai kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat merupakan bagian penting dalam mengingatkan pemerintah agar terus bekerja dan mempercepat pembangunan.

“Insyaallah ke depan Lombok Timur akan semakin maju. Kita bersyukur dan terus berikhtiar agar pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tutupnya.

Acara kemudian ditutup dengan penyerahan penghargaan juara pertama BPJS Ketenagakerjaan serta bantuan hasil penggalangan dana bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur sebesar Rp480 juta.

Dana tersebut dihimpun melalui Korpri, PGRI, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.