Insight NTB, Mataram — Masa pendaftaran bakal calon Rektor Universitas Mataram (Unram) periode 2026–2030 resmi berakhir pada 13 November 2025. Sejak dibuka pada 27 Oktober, sebanyak lima akademisi Unram telah menyerahkan berkas pencalonan kepada panitia pemilihan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pendaftar pertama adalah Prof. Hamsu Kadriyan, yang mengajukan berkas pada Rabu, 5 November 2025. Dua hari berselang, pada Jumat, 7 November 2025, Prof. Kurniawan menyusul mendaftarkan diri.

Momentum Hari Pahlawan, 10 November 2025, dimanfaatkan Prof. Muhammad Ali, Dekan Fakultas Peternakan Unram, untuk resmi bergabung sebagai bakal calon rektor. Sementara itu, Prof. Sukardi, yang kini menjabat Wakil Rektor II, turut mendaftar sebagai calon keempat. Terakhir, pada Rabu, 12 November 2025, Prof. Yusron Saadi menjadi pendaftar kelima.

Dengan demikian, hingga penutupan pendaftaran, lima bakal calon telah tercatat resmi mengikuti proses penjaringan Rektor Unram 2026–2030. Tahapan berikutnya adalah verifikasi dan seleksi administrasi yang berlangsung hingga 28 November 2025.

Usai mendaftar, Prof. Hamsu menyampaikan apresiasinya kepada para pendukung.

“Terima kasih atas doa dan kebersamaan kita semua. Saya datang dengan niat menjaga marwah universitas, agar Unram tetap menjadi ruang ilmu dan nalar yang bebas dari tekanan,” ujarnya.

Prof. Kurniawan menegaskan bahwa keikutsertaannya adalah hasil dorongan kolektif dari sivitas akademika.

“Saya maju bukan hanya atas nama pribadi, tetapi membawa semangat kebersamaan sembilan fakultas di Universitas Mataram,” tegasnya.

Sementara itu, Prof. Muhammad Ali menekankan komitmennya mendorong Unram menjadi perguruan tinggi berdaya saing global.

“Kita telah menyepakati visi unggul dan berdaya saing global dalam Deklarasi Mandalika 2025. Siapa pun yang terpilih harus mampu membawa Unram menuju level internasional,” ujarnya.

Prof. Sukardi mengatakan pencalonan rektor adalah bagian dari tradisi demokrasi kampus yang harus dijalani dengan penuh rasa syukur.

“Ini pesta demokrasi kampus yang biasa saja. Jabatan adalah amanah, jadi kita hadapi dengan kegembiraan tanpa harus ngotot,” ucapnya.

Pendaftar terakhir, Prof. Yusron Saadi, mengusung visi “Perguruan Tinggi Unggul, Berdampak, dan Berdaya Saing Global.”

“Situasi pendidikan tinggi sangat dinamis. Saya ingin berkontribusi lebih jauh untuk memajukan Unram. Semakin banyak calon, semakin baik karena menunjukkan dinamika demokrasi di kampus,” katanya.

Tahapan Penjaringan Rektor Unram

Proses pemilihan Rektor Unram 2026–2030 meliputi beberapa tahapan:

  • Sosialisasi penjaringan: 17–24 Oktober 2025

  • Pendaftaran bakal calon: 27 Oktober–13 November 2025

  • Seleksi administrasi: 14–28 November 2025

  • Penetapan bakal calon & pengundian nomor urut: 1 Desember 2025

  • Sosialisasi bakal calon: 2–10 Desember 2025

  • Penyampaian visi-misi: 11 Desember 2025

  • Penilaian dan penetapan calon oleh Senat: 18 Desember 2025

  • Pengiriman tiga nama calon ke Menteri: 21–24 Desember 2025

  • Pengundian nomor urut bersama Menteri: 29 Desember 2025

  • Pemilihan rektor: 2–9 Januari 2026

  • Penyampaian hasil ke Menteri: 12–14 Januari 2026

  • Pelantikan rektor terpilih: 7 Maret 2026

Dengan telah rampungnya pendaftaran, proses pemilihan rektor kini memasuki tahap krusial untuk menentukan figur yang akan memimpin Universitas Mataram selama empat tahun ke depan.