Lombok Tengah, insightntb.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Bonjeruk Periode 2025–2026 menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Edukasi Sejak Dini untuk Pergaulan yang Sehat dan Bertanggung Jawab” pada Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Keterampilan SMP Negeri 1 Jonggat dan di ikuti oleh siswa-siswi SMP Negeri 1 Jonggat dengan antusias.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN yang berfokus pada edukasi kesehatan remaja sekaligus penerapan inovasi digital dalam pembelajaran. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya membekali generasi muda dengan pemahaman yang kuat mengenai pentingnya menjaga dalam pergaulan sehari-hari. Khususnya di tengah pengaruh pergaulan bebas dan perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Sosialisasi tersebut menghadirkan dua pemateri dari Puskesmas Bonjeruk, yakni Ibu Lale Nispu Ispianita, S.KM dan Ibu Selviana Pratiwi, A.Md.Keb. Materi yang di sampaikan menyoroti berbagai risiko pergaulan tidak sehat, mulai dari seks bebas, kehamilan usia muda, penyakit menular seksual, penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, kekerasan dalam pacaran, hingga dampaknya terhadap kesehatan mental dan masa depan remaja.
Salah satu pemateri, Ibu Lale Nispu Ispianita, S.KM, menekankan pentingnya edukasi sejak dini bagi remaja.
“Remaja perlu dibekali pemahaman yang benar tentang pergaulan sehat agar mampu menjaga diri, menghargai orang lain, serta berani menolak ajakan yang berisiko. Edukasi seperti ini sangat penting untuk membentuk generasi yang sehat secara fisik dan mental,” ujarnya.
Sementara itu, Ibu Selviana Pratiwi, A.Md.Keb menambahkan bahwa lingkungan pergaulan sangat berpengaruh terhadap masa depan remaja.
“Pergaulan yang tidak sehat dapat berdampak panjang, tidak hanya pada kesehatan reproduksi, tetapi juga pada psikologis dan masa depan anak-anak kita. Oleh karena itu, peran sekolah, tenaga kesehatan, dan mahasiswa sangat penting dalam memberikan pendampingan edukatif,” jelasnya.
Digitalisasi Pembelajaran Melalui Kuis Berbasis Digital
Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan di lanjutkan dengan digitalisasi pembelajaran melalui kuis berbasis digital. Kuis ini di rancang menggunakan coding oleh mahasiswa KKN Desa Bonjeruk Periode 2025–2026 sebagai bentuk inovasi pembelajaran yang interaktif. Kuis digital tersebut bertujuan untuk mengukur pemahaman peserta sekaligus meningkatkan minat dan keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan sosialisasi.
Salah satu perwakilan mahasiswa KKN menyampaikan bahwa penggunaan teknologi menjadi strategi agar edukasi lebih mudah di terima oleh siswa.
“Kami ingin materi yang disampaikan tidak hanya didengar, tetapi juga dipahami. Dengan kuis digital, siswa menjadi lebih aktif, suasana belajar lebih menyenangkan, dan teknologi bisa dimanfaatkan secara positif,” ungkapnya.
Dengan adanya kuis digital ini, kegiatan sosialisasi berlangsung lebih interaktif, efektif, dan komunikatif. Para siswa tampak antusias menjawab pertanyaan serta terlibat langsung dalam proses pembelajaran.
Sinergi Lintas Pihak dalam Edukasi Kesehatan Remaja
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, antara lain siswa-siswi SMP Negeri 1 Jonggat. Para guru, mahasiswa KKN PMD Desa Bonjeruk, serta pemateri dari Puskesmas Bonjeruk. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi dalam mendukung upaya peningkatan kesadaran kesehatan remaja di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan sosialisasi “Edukasi Sejak Dini untuk Pergaulan yang Sehat dan Bertanggung Jawab” ini. Mahasiswa KKN Desa Bonjeruk berharap dapat meningkatkan pengetahuan. Membentuk sikap tanggung jawab, serta mendorong penerapan perilaku sehat dan positif di kalangan remaja, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.


