Mataram,  insightntb.com – Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Mataram mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah menjelang pergantian tahun melalui kegiatan Istigosah Kebangsaan, Dzikir dan Do’a Bersama.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 25 Desember 2025, bertempat di Aula PWNU Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram. Istigosah kebangsaan ini di ikuti oleh kader PMII, unsur organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat serta perwakilan aparat keamanan.

Ketua PC PMII Kota Mataram, Sahabat Lalu Rizki Hidayat, ia menyampaikan bahwa istigosah kebangsaan merupakan bentuk ikhtiar batin mahasiswa dalam merespons dinamika sosial yang kerap meningkat menjelang akhir tahun.

“Menjelang pergantian tahun, PMII memandang penting menghadirkan ruang refleksi dan doa bersama. Ini adalah ikhtiar spiritual kami agar Kota Mataram dan Indonesia secara umum tetap dalam keadaan aman, damai, serta terhindar dari potensi gangguan sosial,” ujar Lalu Rizki Hidayat.

Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk ikut menjaga harmoni sosial melalui cara-cara yang menyejukkan dan inklusif.

“Istigosah kebangsaan ini menjadi simbol bahwa menjaga negeri tidak cukup dengan pendekatan struktural, tetapi juga membutuhkan kekuatan doa, persatuan, dan kebersamaan seluruh elemen bangsa,” tambahnya.

Acara Istigosah PC PMII Kota Mataram bersama Polresta Mataram
Acara Istigosah PC PMII Kota Mataram bersama Polresta Mataram

Apresiasi dari Aparat Keamanan

Sementara itu, perwakilan Polri dari Polresta Mataram, Ipda Andri, mengapresiasi langkah PC PMII Kota Mataram yang di nilai sejalan dan sepemikiran dengan upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami mengapresiasi langkah PC PMII Kota Mataram yang turut berkontribusi menjaga kondusivitas daerah melalui pendekatan spiritual dan kebangsaan. Sinergi antara mahasiswa, masyarakat dan aparat keamanan sangat penting untuk menciptakan suasana akhir tahun yang aman dan kondusif,” ungkap Ipda Andri.

Rangkaian istigosah kebangsaan di isi dengan dzikir dan doa bersama yang di panjatkan untuk keselamatan bangsa, para pemimpin negara, aparat keamanan, serta seluruh lapisan masyarakat. Doa tersebut menjadi simbol harapan agar tahun yang akan datang membawa kedamaian, stabilitas, dan keberkahan bagi Indonesia.

Melalui kegiatan ini, PC PMII Kota Mataram berharap semangat kebangsaan, nilai keislaman yang moderat, serta budaya persatuan dan toleransi dapat terus terjaga sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat yang harmonis di Nusa Tenggara Barat.