Kota Mataram, insightntb.com – Dinas Kesehatan Kota Mataram menerapkan pengawasan yang ketat terhadap penyakit menular di berbagai fasilitas layanan kesehatan, termasuk tuberculosis (TBC). Sepanjang tahun 2025, capaian penemuan kasus TBC tercatat sangat tinggi, yakni mencapai 127 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram, dr. H. Emirald Isfihan, menjelaskan bahwa tingginya angka penemuan kasus TBC tersebut merupakan hasil dari kebijakan skrining menyeluruh terhadap setiap pasien yang datang berobat. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pendataan pasien TBC kini tidak hanya bersumber dari rumah sakit pemerintah dan puskesmas, tetapi juga melibatkan klinik serta dokter praktik. Sebelum memperoleh izin operasional, klinik dan dokter praktik diwajibkan menandatangani komitmen untuk melakukan skrining penyakit terhadap pasien.
Penanggulangan TBC, Jadi Salah Satu Program Kemenkes RI
Penanggulangan TBC sendiri menjadi salah satu program prioritas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam upaya pencegahan penularan penyakit. Emirald menegaskan bahwa proses identifikasi penyakit merupakan langkah yang tidak bisa di abaikan. Pasien yang terdeteksi memiliki indikasi TBC akan segera mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan. Semakin banyak kasus yang di temukan, menurutnya, semakin mudah pula di lakukan pembatasan dan pencegahan penyebaran penyakit menular tersebut.
Ia menambahkan, apabila upaya pencegahan tidak di lakukan sejak dini, maka penanganan akan semakin sulit dan risiko penyebaran TBC akan semakin luas. TBC sendiri dapat muncul dengan gejala maupun tanpa gejala. Sehingga tenaga kesehatan di dorong untuk bergerak cepat dalam memutus mata rantai penularan agar tidak semakin banyak masyarakat yang terinfeksi. Kasus yang bergejala relatif lebih mudah terdeteksi. Sementara kasus tanpa gejala memerlukan kewaspadaan lebih tinggi.
Secara keseluruhan, dari capaian penemuan kasus TBC sebesar 127 persen tersebut, sebanyak 118 persen telah masuk dalam cakupan pengobatan. Dan sekitar 81 persen di antaranya berhasil menyelesaikan pengobatan dengan baik.


