Giri Menang, insightntb.com – Warga Dusun Panggang, Desa Persiapan Belongas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, di kejutkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan di kawasan hutan perbukitan, Selasa siang (6/1/2026). Peristiwa tersebut langsung mendapat penanganan dari Polsek Sekotong dan Polres Lombok Barat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Korban di ketahui bernama Jani (41), berdasarkan identitas yang di temukan di lokasi kejadian. Perempuan tersebut tercatat berasal dari Dusun Dasan Bengkel, Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, dan berdomisili di Dusun Lebah Suren, Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong.

Ditemukan Anak Gembala Sapi

Penemuan jenazah bermula dari laporan warga setelah seorang anak berusia delapan tahun melihat kondisi mencurigakan saat menggembalakan sapi di kawasan perbukitan Dusun Sauh sekitar pukul 11.00 WITA.

Saksi mengaku terkejut ketika melintas di bawah sebuah pohon besar yang di kenal warga sebagai pohon goak. Ia melihat bagian tubuh manusia dalam kondisi tergantung dan terikat kain. Karena ketakutan, anak tersebut langsung berlari kembali ke perkampungan dan melaporkan temuannya kepada orang tua serta warga sekitar.

Informasi itu kemudian di teruskan secara berjenjang hingga sampai ke pihak kepolisian.

Polisi Lakukan Olah TKP

Kapolsek Sekotong, Iptu I Ketut Suriarta, mengatakan setelah menerima laporan, pihaknya segera menurunkan Unit Reskrim, personel piket fungsi, serta Tim Inafis Polres Lombok Barat untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan lokasi.

“Begitu mendapat informasi, kami langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi dan mengamankan TKP,” ujar Iptu I Ketut Suriarta.

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 15.10 WITA dan langsung melakukan sterilisasi area. Tim Inafis bekerja secara cermat mengumpulkan barang bukti dan petunjuk di sekitar lokasi penemuan.

Identitas Ditemukan di Sekitar Lokasi

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya tas berisi pakaian, sepatu, dompet, serta kartu identitas. Temuan tersebut menjadi dasar awal proses identifikasi korban.

Kondisi jenazah saat di temukan di laporkan sudah memprihatinkan. Meski demikian, keberadaan barang-barang pribadi korban sangat membantu aparat dalam memastikan identitas.

Usai olah TKP, jenazah di evakuasi menggunakan kantong jenazah. Kemudian di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, menegaskan bahwa hingga kini pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban.

“Identitas korban memang sudah di ketahui, namun penyebab kematian masih menunggu hasil visum dari tim medis. Kami terus mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami setiap kemungkinan,” ujarnya.

Polisi memastikan penanganan kasus ini di lakukan secara profesional dan transparan agar fakta sebenarnya dapat terungkap dan memberikan kejelasan bagi keluarga korban serta masyarakat.