Lombok Tengah, insightntb.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengapresiasi kontribusi Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN dalam merenovasi Masjid Nursyahada yang berada di kawasan wisata budaya Dusun Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut. Masjid ini dinilai memiliki peran strategis sebagai identitas spiritual masyarakat adat sekaligus etalase nilai Islam yang ramah bagi wisatawan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. M. Nursiah, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa keberadaan Masjid Nursyahada tidak hanya penting bagi aktivitas ibadah warga. Tetapi juga menjadi simbol harmonisasi antara budaya lokal dan nilai-nilai keagamaan.

“Masjid ini diharapkan menjadi pusat pembinaan umat dan memberikan kesan positif tentang Islam yang beradab dan inklusif bagi para wisatawan yang berkunjung ke Desa Adat Sade,” ujarnya saat peresmian renovasi, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, dukungan YBM BRILiaN menunjukkan bahwa pembangunan kawasan wisata tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga pada penguatan nilai spiritual dan sosial masyarakat.

“Semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah dan menginspirasi banyak pihak untuk bersama-sama menjaga dan merawat kawasan adat Sade,” tambahnya.

Renovasi Masjid Nursyahada menjadi bagian dari program berkelanjutan YBM BRILiaN dalam menguatkan fungsi masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah. Tetapi juga sebagai pusat syiar dakwah yang hidup di tengah dinamika pariwisata budaya Lombok Tengah.

Selain itu, dengan selesainya renovasi ini, Masjid Nursyahada diharapkan semakin representatif dan nyaman bagi jemaah. Sekaligus memperkuat citra Desa Adat Sade sebagai destinasi wisata budaya yang menjunjung tinggi nilai religius dan kearifan lokal.