Lombok Tengah, insightntb.com — Perisai Demokrasi Bangsa (PDB) Kabupaten Lombok Tengah menginisiasi audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Tengah guna membuka peluang kerja sama dalam penguatan pendidikan pemilu dan pendidikan politik masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertemuan tersebut berlangsung di Sekretariat KPU Lombok Tengah pada Selasa, 13 Januari 2026, pukul 13.30–15.00 WITA. Audiensi di hadiri jajaran pengurus PDB Lombok Tengah serta Ketua KPU Lombok Tengah beserta staf, dalam suasana dialog terbuka dan konstruktif.

PDB Dorong Sinergi Pendidikan Demokrasi

Ketua PDB Kabupaten Lombok Tengah, Ahmad Rodi, S.Pd, menjelaskan bahwa audiensi ini menjadi langkah awal memperkenalkan organisasi PDB secara kelembagaan kepada KPU. Ia menegaskan pentingnya membangun sinergi antara masyarakat sipil dan penyelenggara pemilu, khususnya dalam program pendidikan pemilu dan politik.

“Kami ingin membuka ruang kolaborasi dengan KPU Lombok Tengah. Terutama dalam pendidikan pemilu dan politik, baik saat tahapan pemilu maupun di luar tahapan,” ujar Ahmad Rodi.

Menurutnya, kolaborasi tersebut di harapkan mampu meningkatkan literasi demokrasi masyarakat secara luas. Termasuk menyasar pelajar dan pemilih pemula agar lebih memahami nilai-nilai demokrasi sejak dini.

KPU Lombok Tengah Tetap Aktif di Masa Non-Tahapan

Ketua KPU Kabupaten Lombok Tengah, Hendri Harliawan, S.Pd., M.Si, menyambut positif audiensi tersebut. Ia mengapresiasi silaturahmi yang di lakukan PDB dan menegaskan bahwa KPU tetap menjalankan fungsi edukasi demokrasi meski tidak berada dalam tahapan pemilu.

“Pendidikan pemilu tidak hanya di lakukan saat tahapan pemilu. Di masa non-tahapan pun kami tetap aktif melakukan sosialisasi,” kata Hendri.

Ia mencontohkan, KPU Lombok Tengah rutin melakukan edukasi demokrasi ke sekolah-sekolah melalui pendampingan pemilihan ketua OSIS sebagai media pembelajaran praktik demokrasi.

Edukasi Publik dan Keterbukaan Informasi

Selain menyasar pelajar, KPU Lombok Tengah juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat umum. Termasuk penyampaian informasi terkait pemutakhiran data partai politik peserta pemilu sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik.

Hendri menegaskan, KPU Lombok Tengah terbuka untuk mengkaji berbagai bentuk kerja sama yang di tawarkan PDB. Sepanjang sejalan dengan regulasi dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“Kami siap mengkaji program-program kolaborasi yang di tawarkan, tentu dengan tetap berpedoman pada aturan yang ada,” tegasnya.

Audiensi ini di harapkan menjadi fondasi awal terbangunnya kerja sama berkelanjutan antara KPU dan Perisai Demokrasi Bangsa Kabupaten Lombok Tengah. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mendorong pendidikan pemilu yang partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas demokrasi di daerah.