insightntb.com — Isu skandal kuota haji yang tengah menarik perhatian publik kembali memanas setelah beredar video terbaru di YouTube berjudul “SKANDAL KUOTA HAJI. DIGIGIT KPK, YAQUT BUKA PERAN JOKOWI”. Video tersebut di bagikan oleh kanal Akbar Faizal Uncensored dan memicu diskusi luas terkait dugaan keterlibatan pejabat tinggi dalam proses hukum kasus kuota haji.
Dalam video berdurasi puluhan menit itu, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di sebut memberikan keterangan bahwa perannya dalam kasus ini tidak berdiri sendiri. Ia mengurai sejumlah fakta yang, menurut narasi video. Video tersebut menunjukkan bahwa Presiden Joko Widodo mengetahui kondisi sebenarnya sejak awal dan posisinya di nilai tak sepenuhnya netral.
Poin-poin utama yang di sorot dalam video antara lain:
-
Yaqut di duga “di gigit” oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus kuota haji dan menjelaskan detail pengalaman tersebut kepada publik.
-
Di sebutkan bahwa Yaqut sempat berhadapan dengan pilihan sulit antara menghadapi Panitia Khusus (Pansus) DPR atau mengikuti arahan politik yang. Menurut narasi video, melibatkan arahan dari Presiden.
-
Video ini juga mencakup klaim bahwa Jokowi pernah mengalihkan Yaqut dari agenda Pansus ke tugas luar negeri di Prancis. Yang kemudian di pahami oleh sebagian pihak sebagai upaya “membeli waktu” dalam penanganan kasus ini.
Penyebaran video tersebut memicu respons luas dari publik di media sosial. Dan diskusi tentang sejauh mana peran pejabat tinggi negara dalam penanganan perkara yang melibatkan mantan Menteri Agama. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari istana presiden maupun pihak KPK terkait isi video tersebut.
Para analis politik dan hukum memperkirakan berkembangnya narasi dari video ini dapat memperluas debat publik tentang transparansi. Penyelidikan kasus kuota haji serta peran otoritas tertinggi dalam pemerintah. Rilis ini akan terus di perbarui bila ada pernyataan resmi dari pihak terkait.


