Lombok Tengah, insightntb.com-Mahasiswa Kandidat Sarjana Mengabdi (KSM) Kelompok 50 dari Universitas Islam Malang menyelenggarakan kegiatan Pembuatan dan Sosialisasi Penggunaan Rocket Stove di Desa Pajangan, Kecamatan Kopang, pada 26–27 Februari 2026. Program ini melibatkan warga setempat sebagai peserta utama dalam upaya mendorong pemanfaatan energi ramah lingkungan dan kompor hemat energi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat yang berfokus pada inovasi teknologi sederhana namun berdampak besar terhadap efisiensi penggunaan bahan bakar rumah tangga.
Edukasi Energi Ramah Lingkungan untuk Masyarakat Desa
Ketua kelompok KSM 50 menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan energi yang lebih efisien. Rocket Stove diperkenalkan sebagai solusi alternatif untuk mengurangi konsumsi bahan bakar yang boros dan tidak efisien, terutama kayu bakar yang masih banyak digunakan warga.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung agar warga dapat memahami proses pembuatan hingga cara penggunaan kompor tersebut secara mandiri.
Rangkaian Kegiatan: Dari Sosialisasi hingga Praktik Langsung
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari perwakilan mahasiswa serta tokoh masyarakat Desa Pajangan. Selanjutnya, tim KSM memaparkan materi mengenai manfaat Rocket Stove, khususnya dalam menghemat bahan bakar dan mengurangi asap yang berdampak pada kesehatan.
Memasuki sesi inti, mahasiswa mendemonstrasikan langkah-langkah pembuatan Rocket Stove menggunakan bahan yang mudah diperoleh. Warga kemudian diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung proses pembuatannya dengan pendampingan dari tim KSM.
Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif, di mana warga menyampaikan berbagai pertanyaan terkait efektivitas, daya tahan, serta cara perawatan kompor hemat energi tersebut. Kegiatan ditutup dengan evaluasi singkat dan dokumentasi bersama.
Hasil Kegiatan: Partisipasi Aktif dan Peningkatan Pemahaman
Program ini berhasil merealisasikan pembuatan Rocket Stove bersama warga Desa Pajangan. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman masyarakat terkait penggunaan kompor hemat energi sebagai alternatif ramah lingkungan.
Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif selama proses sosialisasi hingga praktik pembuatan. Banyak peserta menyatakan ketertarikan untuk menerapkan teknologi sederhana ini dalam aktivitas memasak sehari-hari.
Komitmen Berkelanjutan Mahasiswa KSM
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KSM Kelompok 50 berharap inovasi Rocket Stove dapat menjadi solusi nyata dalam mendukung ketahanan energi rumah tangga di Desa Pajangan. Program ini juga diharapkan mampu mendorong kesadaran kolektif masyarakat untuk beralih ke penggunaan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Kegiatan pengabdian ini menjadi bukti kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat dalam menciptakan perubahan positif berbasis teknologi tepat guna.


