Mataram, insightntb.com – Misteri penemuan jasad perempuan dalam kondisi hangus terbakar di wilayah Sekotong Barat, Lombok Barat, Minggu (25/1/2026), akhirnya mulai terkuak. Korban di ketahui bernama Yeni Rudi Astuti, warga Jalan Perkutut, Monjok Baru, Kelurahan Monjok Timur, Kota Mataram.
Fakta awal penyelidikan mengarah pada dugaan pembunuhan yang di lakukan oleh anak kandung korban sendiri, berinisial BPR (33).
Korban Diduga Dibunuh di Rumah Sendiri
Berdasarkan informasi yang di himpun aparat kepolisian, korban di duga di bunuh di kediamannya pada dini hari sekitar pukul 02.30 WITA. Pelaku di sebut membekap korban hingga meninggal dunia.
Usai menghabisi nyawa ibunya, pelaku kemudian membawa jasad korban ke wilayah Sekotong Barat. Di lokasi tersebut, tubuh korban di bakar dengan tujuan menghilangkan jejak kejahatan.
Pelaku Residivis Narkoba, Diduga Simpan Dendam Lama
Dari keterangan warga sekitar, pelaku di kenal sebagai pribadi tertutup dan pendiam. Namun, pelaku di sebut memiliki riwayat kasus narkoba dan pernah berurusan dengan hukum sebelumnya.
Selain itu, pelaku di duga menyimpan sakit hati terhadap korban serta memiliki persoalan utang piutang yang memperkeruh hubungan keduanya. Faktor-faktor tersebut kini menjadi bagian dari pendalaman penyidik untuk mengungkap motif pembunuhan.
Polda NTB Benarkan Pelaku Anak Kandung Korban
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda NTB, AKBP Arisandi, S.H., S.I.K., M.Si., membenarkan bahwa pelaku pembunuhan dan pembakaran jasad di Sekotong merupakan anak kandung korban.
“Benar, pelaku adalah anak kandung korban. Namun, kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut,” ujar Arisandi saat di temui di depan kediaman korban, Senin malam (26/1/2026).
Saat di tanya mengenai motif pasti pembunuhan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan detail.
“Nanti akan di sampaikan langsung oleh Bapak Kapolda saat rilis resmi,” tambahnya.
Penyidikan Intensif, Polisi Amankan TKP
Hingga kini, kasus pembunuhan di sertai pembakaran jasad tersebut masih dalam tahap penyidikan intensif. Aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti untuk memperkuat konstruksi perkara.
Lokasi-lokasi yang berkaitan dengan peristiwa, baik di rumah korban maupun di wilayah Sekotong Barat, masih di pasangi garis polisi guna kepentingan penyelidikan lanjutan.
Pihak kepolisian memastikan akan mengusut kasus ini secara menyeluruh untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap peristiwa tragis tersebut.


