Lombok Timur, insightntb.com – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Lombok Timur, HM. Juaini Taofik, mengakui masih di temukan berbagai persoalan dalam pelaksanaan program MBG selama satu tahun terakhir di Kabupaten Lombok Timur.
Juaini Taofik yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur menyebutkan, beragam kendala yang muncul di lapangan menjadi bahan evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program ke depan.
Evaluasi tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang digelar di Kantor DPRD Lombok Timur, Senin (19/1/2026).
“Kami mengakui selama satu tahun pelaksanaan program MBG masih terdapat sejumlah permasalahan. Hal ini menjadi catatan penting untuk dilakukan perbaikan dan pembenahan ke depan,” tegas Juaini Taofik.
Meski demikian, ia menilai Program Makan Bergizi Gratis tetap memberikan dampak positif bagi daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Menurutnya, keberadaan program tersebut berkontribusi terhadap peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lombok Timur.
“Program ini memang memberikan dampak ekonomi yang nyata. Namun kami juga tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lapangan,” ujarnya.
Juaini Taofik menambahkan, hasil evaluasi akan menjadi dasar perbaikan agar pelaksanaan MBG di Lombok Timur berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.


