Mataram, insightntb.com – Layanan penukaran uang baru untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah di Nusa Tenggara Barat (NTB) akan mulai dibuka pada Senin, 9 Maret 2026. Untuk memenuhi kebutuhan uang tunai masyarakat, Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB menyiapkan dana sebesar Rp3,3 triliun.
Penyediaan dana tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan uang layak edar sekaligus mendukung kelancaran transaksi masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.
Layanan Penukaran Uang Dibuka di Islamic Center Mataram
Program penukaran uang ini merupakan bagian dari kegiatan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang digelar oleh Bank Indonesia.
Layanan penukaran uang terpadu akan dipusatkan di kawasan Islamic Center NTB dengan jadwal pelayanan mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WITA.
Namun, untuk menjaga ketertiban, BI menetapkan kuota maksimal 1.000 orang per hari bagi masyarakat yang ingin menukarkan uang.
BI NTB Siapkan 85 Titik Layanan Penukaran
Kepala Perwakilan BI NTB, Hario Kartiko Pamungkas, mengatakan bahwa BI berupaya memperluas akses masyarakat dalam memperoleh uang pecahan baru.
Selain layanan di Islamic Center, BI juga bekerja sama dengan sejumlah bank milik negara dan swasta untuk membuka layanan penukaran di 85 kantor bank di seluruh NTB.
Layanan tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada 12 Maret 2026.
“Kami sudah mulai menyediakan uang pecahan baru sejak Februari dan akan terus berlangsung hingga menjelang Lebaran,” ujar Hario di Mataram.
Antusiasme Warga Tinggi, Pemesanan Online Sudah Penuh
Tingginya minat masyarakat terhadap penukaran uang baru terlihat dari layanan pemesanan melalui aplikasi PINTAR, yang dilaporkan sudah penuh untuk periode Maret 2026.
Sebelumnya, pada termin pertama yang berlangsung pada Februari. Realisasi penukaran uang melalui layanan kas keliling dan kantor bank telah mencapai Rp19,91 miliar.
Dengan total dana Rp3,3 triliun yang telah disiapkan. BI optimistis kebutuhan uang tunai masyarakat NTB selama Ramadan hingga Idulfitri dapat terpenuhi.
Bagi warga yang ingin melakukan penukaran uang secara langsung di layanan terpadu, BI mengimbau agar datang lebih awal.
Hal ini penting mengingat adanya pembatasan jumlah penukar setiap harinya untuk menjaga kelancaran pelayanan.


